Membangun Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor

|

Dengan semakin pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor yang dipakai sehari-hari khususnya sepeda motor, maka bisnis (wirausaha) bengkel sepeda motor layak diperhatikan bagiyang ingin membangun sebuah bisnis (wirausaha) memanfaatkan situasi di atas.

Membangun Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor

Pertumbuhan kendaraan sepeda motor semakin meningkat dari tahun ke tahun, yang mana juga perlu diimbangi dengan berkembang (tumbuhnya) pula pusat-pusat perawatan dan perbaikan (servis) sepeda motor. Akibat dari ketidakseimbangan hal di atas, sering terlihat antrian sepeda motor yang membutuhkan perawatan/ perbaikan (servis) memanjang di depan pusat perawatan/perbaikan (servis) sepeda motor.

Dalam membangun bisnis (wirausaha) bengkel sepeda motor, maka dapat memperhatikan hal-hal berikut, antara lain :

Prospek Usaha Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor :

  1. Pertumbuhan produksi dan penggunaan kendaraan sepeda motor yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
  2. Kurang seimbangnya pertumbuhan produksi dan penggunaan kendaraan sepeda motor dengan pusat perbaikan/perawatan (servis) sepeda motor.

Persiapan Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor :

  1. Lokasi usaha (pinggir jalan yang ramai lalu lintas kendaraan sepeda motor, dekat dengan kawasan perbengkelan sepeda motor, sewa gedung dekat kawasan ramai ataupun halaman garasi rumah).
  2. Peralatan dan perlengkapan bengkel(kunci pas, kunci ring, tang, obeng dan perkakas perbengkelan lengkap termasuk kompresor yang bisa anda beli lengkap dengan kotak alatnya di supermarket-supermarket besar maupun di toko teknik).
  3. Perlengkapan tambahan (komputer, meja, kursi, ruang tunggu, kalkulator, nota, karbon, dsb).
  4. Karyawan (pelajar magang SMK Otomotof maupun mekanik jurusan otomotif).
  5. Keahlian (pengetahuan mengenai otomotif dan mesin serta teknik bongkar pasang dan pelumasan)
  6. Suku cadang motor (sparepart, asesoris, pelumas, dsb).
  7. Dekorasi bengkel (dekorasi bengkel yang bersih akan lebih menarik pengunjung, begitu juga apabila bengkel adalah bengkel rekanan merk resmi sepeda motor, sparepart, asesoris ataupun merk resmi pelumas).

Strategi Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor :

  1. Promosi (brosur, radio, papan nama bengkel, dsb).
  2. Penawaran bonus (gratis cuci motor setelah 4 kali servis, gratis minuman ringan setiap servis, dsb).
  3. Melatih karyawan untuk bekerja dengan cepat dan tepat.
  4. Dekorasi ruang tunggu yang nyaman (terdapat TV, tempat merokok ataupun ruang bebas asap rokok ataupun ruang ber-AC, hot spot wifi internet gratis, dsb).
  5. Menyediakan kotak saran untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
  6. Memberikan informasi menyeluruh mengenai sepeda motor secara cuma-cuma kepada pelanggan.
  7. Mengembangkan bisnis dengan membuka petak khusus untuk usaha cuci sepeda motor, modifikasi sepeda motor, dsb.

Kemungkinan Hambatan Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor :

  1. Sepi pelanggan (dapat disiasati dengan menambah promosi, merekomendasikan kepada kerabat, saudara, teman, tetangga dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan).
  2. Modal terbatas (meminjam bank, pegadaian, kerjasama, patungan, dsb).
  3. Persaingan (memberikan nilai tambah bengkel sepeda motor dibandingkan dengan bengkel sepeda motor lainnya seperti menambahkan bengkel modifikasi dan cuci motor, dsb).

Ilustrasi Perhitungan Titik Balik Modal Bisnis (Wirausaha) Bengkel Sepeda Motor :

  1. Investasi Awal
    • Perlengkapan (sparepart, oli,dsb) : Rp 20.000.000
    • Kompresor : Rp 7.000.000
    • Peralatan bengkel : Rp 5.000.000
    • Cadangan : Rp 1.500.000
    Total Investasi Rp 33.500.000

  2. Pendapatan / Bulan
    Asumsi Rp 350.000/hari : 30 hari x Rp 350.000/hari = Rp 10.500.000
    Total Pendapatan Rp 10.500.000

  3. Pengeluaran / Bulan
    • Gaji 2 orang mekanik : Rp 2.400.000
    • Beban Sewa : Rp 500.000
    • Beban Listrik, Air, Telp : Rp 300.000
    • Biaya Promosi : Rp 250.000
    • Lain-lain : Rp 500.000
    Total Pengeluaran Rp 3.950.000

  4. Laba Bersih / Bulan
    Pendapatan/bln - Pengeluaran/bln = Rp 6.550.000

  5. Titik Balik Modal
    Investasi Awal : Laba Bersih/bulan = 5 bulan

Sumber (dengan sedikit penyesuaian) : Ilham Buchori. 2009. 14 Peluang Usaha di Kala Krisis. Maxikom : Palembang.

Kesempatan Karir

Perusahaan di bidang industri manufaktur atap baja ringan dan galvalum sedang membutuhkan tenaga untuk posisi berikut :

SALES/MARKETING [MKT-JGY]

  1. Pria/Wanita Maks 40 Tahun.
  2. Pendidikan SMA/SMK sederajat atau D3.
  3. Berpengalaman sebagai Sales/Marketing Building Material atau Proyek.
  4. Domisili Klaten, Magelang, Purworejo - Jawa Tengah.

DRIVER [DRV-JGY]

  1. Pria Maks 45 Tahun.
  2. Pendidikan SMA/SMK sederajat.
  3. Memiliki SIM B1.
  4. Domisili Yogyakarta & sekitarnya.
Bagi yang berminat dapat mengirim lamaran dan CV ke alamat email : afrianto.an@gmail.com, sertakan [kode-posisi] di Judul/Subject email.